Pastor Pius Heljanan MSC: Iman yang Setia Menuntun pada Keselamatan

http://lensapublik.my.id | Saumlaki, Sabtu, 11 Juli 2026 – Di tengah dunia yang kerap menghadirkan tekanan, penolakan, bahkan penderitaan bagi mereka yang memilih hidup dalam kebenaran, Pastor Pius Heljanan MSC, Kuasi Paroki Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Lauran, Desa Lauran, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, mengajak umat Katolik untuk tetap teguh mengakui Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Menurutnya, kesetiaan kepada Kristus merupakan jalan menuju keselamatan yang dijanjikan Allah kepada setiap orang yang percaya.

Renungan yang disampaikan pada Sabtu (11/7/2026) itu berangkat dari bacaan Injil Matius 10:24–33, yang menegaskan pentingnya keberanian mengakui Kristus di hadapan manusia tanpa rasa takut terhadap berbagai tantangan hidup.

Mengakui Kristus di Tengah Tantangan
Pastor Pius mengatakan, Yesus telah mengingatkan para murid-Nya bahwa menjadi pengikut Kristus bukanlah jalan yang selalu mudah. Pilihan untuk hidup dalam kasih, kejujuran, dan kebenaran sering kali menghadapkan seseorang pada penolakan, fitnah, bahkan penderitaan.

Menurutnya, keadaan tersebut tidak seharusnya melemahkan iman, melainkan menjadi kesempatan untuk menunjukkan kesetiaan kepada Tuhan.

“Siapa yang menyangkal Aku di depan manusia, dia akan Kusangkal di hadapan Bapa-Ku di surga,” demikian Sabda Yesus yang menjadi dasar renungan Pastor Pius.

Jangan Takut Hidup dalam Kebenaran
Pastor Pius menegaskan bahwa setiap orang beriman dipanggil untuk tetap teguh, sekalipun menghadapi tekanan dari lingkungan sekitar. Ia mengingatkan bahwa kekuatan seorang Kristiani bukan terletak pada kemampuan diri sendiri, melainkan pada kesediaan untuk terus bersandar kepada Tuhan.

“Jangan takut menghadapi mereka. Bersandar dan mengandalkan Yesus dalam hidupmu. Cara terbaik kita mengakui Yesus adalah setia percaya dan melakukan kehendak-Nya,” ujar Pastor Pius Heljanan MSC.

Ia menambahkan bahwa mengakui Yesus tidak cukup hanya melalui perkataan, tetapi harus diwujudkan dalam sikap hidup yang mencerminkan kasih, kejujuran, pengampunan, dan ketaatan kepada kehendak Allah.

Keselamatan bagi Mereka yang Tetap Setia
Dalam refleksinya, Pastor Pius juga menegaskan bahwa Yesus tidak pernah meninggalkan orang-orang yang tetap setia kepada-Nya. Di tengah berbagai tantangan kehidupan, Tuhan akan memelihara setiap anak-Nya yang terus hidup dalam iman dan kebenaran.

“Yesus akan memelihara dan menyelamatkan setiap anak-Nya yang setia hidup dalam kebenaran. Jangan menyangkal dan meninggalkan Yesus dalam hidupmu. Keselamatan hanya di dalam Yesus,” tegasnya.

Iman yang Menjadi Kesaksian Hidup
Menutup renungannya, Pastor Pius Heljanan MSC mengajak umat menjadikan setiap tantangan sebagai kesempatan untuk memperteguh iman kepada Kristus.

Baginya, kesetiaan kepada Yesus bukan sekadar pengakuan secara lisan, tetapi harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari melalui tindakan nyata yang menghadirkan kasih, kebenaran, dan pengharapan.

Ia berharap umat terus memelihara iman yang teguh, karena di tengah dunia yang penuh tantangan, hanya dengan tetap berjalan bersama Kristus, setiap orang beriman akan memperoleh kekuatan untuk bertahan dan akhirnya menerima anugerah keselamatan yang dijanjikan Tuhan.(jk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *