LAURAN | Lensa Publik – Rabu, 2 September 2026. Di tengah pergumulan hidup yang kerap menghampiri—mulai dari derita sakit penyakit, kegagalan usaha dan cita-cita, keretakan rumah tangga, hingga himpitan ekonomi—harapan dan pemulihan selalu terbuka bagi siapa saja yang berserah. Pesan mendalam mengenai kasih dan kuasa pemulihan ini disampaikan oleh Pastor Pius Heljanan, MSC, selaku Pastor Umat di Kuasi Paroki Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Lauran, Desa Lauran, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku.
Kasih Nyata Melalui Pemulihan
Mengangkat perenungan dari Kitab Suci Injil Lukas bab 4 ayat 38 hingga 44, Pastor Pius mengisahkan kembali mukjizat ketika Yesus menghardik demam yang diderita ibu mertua Petrus hingga sembuh seketika, serta bagaimana Yesus memulihkan banyak orang dari pelbagai penderitaan.
”Wanita itu segera bangun dan melayani mereka,” tutur Pastor Pius Heljanan, MSC.
Ia menegaskan bahwa kasih Tuhan itu nyata dan hadir bagi setiap insan yang sedang melintasi masa-masa sulit.
”Saudaraku, Yesus menghardik demam dari ibu mertua Petrus, segera pulih dan melayani mereka, juga orang banyak dipulihkan dari pelbagai penderitaan yang mereka alami. Yesus mengasihi semua orang. Kasih itu nyata dengan disembuhkan semua sakit mereka,” ujarnya.
Menghadapi Pergumulan dan Berserah
Lebih lanjut, Pastor Pius mengajak seluruh umat yang sedang menanggung beban berat untuk tidak ragu melangkah dan memohon pertolongan Tuhan.
”Banyak orang mengalami pergumulan dalam hidup: sakit, gagal dalam bisnis, cita-cita, percintaan, rumah tangga retak, ekonomi dan keuangan yang tidak stabil, dan lain-lain. Datanglah pada Yesus, berserah dan mohon bantuan-Nya. Dia akan menghardik pergumulanmu dan menjamah hidupmu. Hidupmu pasti dipulihkan,” ungkapnya penuh kehangatan.
Bangkit dan Menjadi Berkat
Sebagai penutup perenungannya, ia mengingatkan agar setiap jiwa yang telah mengalami kebaikan dan pemulihan tidak menetap dalam kesendirian, melainkan bangkit menjadi saluran berkat bagi orang-orang di sekitarnya.
”Jangan lupa bersyukur dan bangkit bersaksi melalui pelayanan dan tindakan kasih. Jangan diamkan kebaikan Tuhan dalam hidupmu. Jadilah berkat bagi sesama,” pesan Pastor Pius.
Editor: johanis kopong
(Sumber: Perenungan Kitab Suci Luk. 4:38-44 oleh Pastor Pius Heljanan, MSC)












