Wamen ATR/BPN: Kualitas Pelayanan Loket Jadi Tolok Ukur Keberhasilan Kantah

 

http://lensapublik.my.id | Bandar Lampung – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ossy Dermawan, menegaskan bahwa kualitas pelayanan di loket menjadi indikator utama keberhasilan Kantor Pertanahan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan saat memberikan pembinaan kepada jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) BPN dan Kantor Pertanahan se-Provinsi Lampung di Kantor Pertanahan Kota Bandar Lampung, Minggu (28/6/2026).

Dalam arahannya, Wamen Ossy menekankan bahwa pelayanan pertanahan merupakan layanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat sehingga harus didukung oleh profesionalisme aparatur serta penyampaian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami.

“Kualitas pelayanan di loket menjadi tolok ukur keberhasilan Kantor Pertanahan dalam melayani masyarakat,” tegas Ossy Dermawan.

Selain memberikan pembinaan, Wamen ATR/BPN juga meninjau pelaksanaan Pelayanan Tanah Akhir Pekan (PELATARAN) yang menjadi salah satu inovasi layanan Kementerian ATR/BPN untuk memberikan kemudahan akses bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu pada hari kerja.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut memantau proses penerbitan Sertipikat Elektronik guna memastikan seluruh tahapan pelayanan berlangsung cepat, mudah, transparan, serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Menurut Wamen Ossy, peningkatan kualitas pelayanan tidak hanya bergantung pada kecepatan proses administrasi, tetapi juga pada kemampuan petugas memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat sejak mereka memasuki loket pelayanan.

Ia berharap penguatan fungsi loket sebagai pusat informasi dan pelayanan dapat meningkatkan efektivitas layanan pertanahan sekaligus memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.

Melalui pembinaan tersebut, Kementerian ATR/BPN terus mendorong terciptanya pelayanan pertanahan yang profesional, modern, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, sehingga mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap kualitas pelayanan pertanahan di seluruh Indonesia.(rls: kantahtanimbar/jk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *