Banjarmasin, Lensapublikmy.id –
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin terus mendorong terciptanya lingkungan hunian yang bersih, tertib, dan sehat melalui kegiatan Sapa Kasih. Dalam kegiatan Tim 3 pada Selasa (27/10), petugas menyapa warga binaan sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan kamar, menghindari kebiasaan merokok di dalam ruangan, dan memperhatikan kesehatan diri.
Ketua Tim 3 Sapa Kasih sekaligus Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik) Lapas Banjarmasin, Gilang Wisnuwardhana, mengapresiasi kondisi Blok Alfa yang dinilai sangat bersih. Meski demikian, ia mengingatkan warga binaan agar tidak merokok di dalam kamar, terutama pada pagi hari. Ia juga mendorong warga binaan untuk keluar kamar dan berjemur pada pagi hari guna memperoleh manfaat sinar matahari bagi kesehatan.
“Blok Alfa hari ini sangat bersih. Hanya saja, perlu diperhatikan agar tidak merokok di dalam kamar, terutama pada pagi hari. Usahakan pagi hari keluar kamar untuk berjemur agar mendapatkan vitamin D yang baik untuk kesehatan,” ujar Gilang.
Selain mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan menerapkan kebiasaan hidup sehat, kegiatan Sapa Kasih juga menjadi sarana untuk meningkatkan kepedulian terhadap kondisi kesehatan warga binaan. Upaya tersebut turut didukung melalui pelayanan klinik, termasuk pemeriksaan tekanan darah oleh petugas kesehatan.
Dokter Klinik Lapas Banjarmasin, dr. Yayuk Ruwaidah, menyampaikan bahwa antusiasme warga binaan untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah bersama petugas klinik pada hari itu sangat tinggi. Menurutnya, respons tersebut menunjukkan bahwa upaya meningkatkan kesadaran kesehatan melalui pelayanan klinik mendapat sambutan positif.
“Antusiasme warga binaan untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah hari ini sangat tinggi. Artinya, upaya kita dalam menggalakkan pelayanan kesehatan membuahkan hasil yang memuaskan. Kami berharap kesadaran warga binaan untuk memeriksa kondisi kesehatannya terus meningkat,” ujar dr. Yayuk Ruwaidah.
Secara terpisah, Kepala Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menegaskan bahwa Sapa Kasih merupakan bentuk kepedulian petugas terhadap kondisi warga binaan, baik dari aspek kebersihan, ketertiban, maupun kesehatan. Ia mendorong seluruh jajaran untuk terus membangun komunikasi yang baik dengan warga binaan agar berbagai kebutuhan dan permasalahan dapat diketahui lebih dini serta ditindaklanjuti secara tepat.
Melalui kegiatan Sapa Kasih yang didukung pelayanan kesehatan, Lapas Banjarmasin terus berupaya menciptakan lingkungan hunian yang bersih dan sehat sekaligus meningkatkan kesadaran warga binaan untuk menjaga kesehatan selama menjalani masa pembinaan. (Humas Lapas Banjarmasin)














