https://lensa publik.my.id | Saumlaki, Senin, 17 Agustus 2026 – Kedatangan tim dari Mabes Polri di wilayah perbatasan menjadi momentum penting untuk memastikan penguatan sumber daya manusia Kepolisian berjalan sesuai kebutuhan karakteristik wilayah. Hal itu ditunjukkan Kapolres Kepulauan Tanimbar, AKBP AYANI, S.P., S.I.K., M.H., yang menjemput langsung Tim Supervisi Biro Pengkajian dan Strategi (Rojianstra) Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri di Bandara Mathilda Batlayeri, Rabu (19/08/2026) pagi.
Tim Supervisi Rojianstra SSDM Polri tiba di Kabupaten Kepulauan Tanimbar dalam rangka penyusunan kajian kebijakan rekrutmen Proaktif (Barekpro) dan Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) Polri di wilayah perbatasan.

Kehadiran Kapolres secara langsung di Bandara Mathilda Batlayeri, Jalan Mangkawar, Desa Tumbur (Amtufu), Kecamatan Wertamrian, merupakan bentuk penghormatan sekaligus dukungan terhadap program penguatan personel Polri yang bertugas di wilayah hukum perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kapolres Kepulauan Tanimbar menyampaikan bahwa kedatangan Tim Supervisi Rojianstra SSDM Polri merupakan langkah strategis untuk memastikan program penguatan sumber daya manusia Polri di wilayah hukum Polres Kepulauan Tanimbar dapat berjalan secara optimal dan tepat sasaran.
“Kami sangat menyambut baik kedatangan Tim Supervisi Rojianstra SSDM Polri di Bumi Tanimbar. Kegiatan Supervisi ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kualitas rekrutmen serta memberikan penguatan mental, fisik, dan karier bagi para Bintara Perbatasan yang bertugas di garda terdepan pertahanan negara,” ungkapnya.
Menurut Kapolres, program Rekrutmen Proaktif (Rekpro) dan penempatan strategis Bintara Perbatasan merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memperkuat pelayanan publik, menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, serta memperkokoh sistem keamanan di wilayah terluar Indonesia.

Wilayah Kepulauan Tanimbar yang berbatasan langsung dengan negara tetangga memiliki posisi strategis dalam menjaga kepentingan nasional dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Karena itu, keberadaan personel yang memiliki kompetensi dan pemahaman terhadap karakteristik wilayah menjadi salah satu kebutuhan penting dalam pelaksanaan tugas Kepolisian.
“Melalui Supervisi ini, diharapkan pemetaan potensi, kendala di lapangan, serta pemenuhan hak-hak personel perbatasan dapat terfasilitasi dengan lebih baik,” tambah Kapolres.
Proses penjemputan Tim Supervisi Rojianstra SSDM Polri di Bandara Mathilda Batlayeri berlangsung aman, lancar, dan penuh kehangatan. Setelah penyambutan, rombongan kemudian diarahkan menuju Markas Komando Polres Kepulauan Tanimbar untuk mengikuti rangkaian agenda penyusunan kajian kebijakan rekrutmen Barekpro dan Bakomsus Polri di wilayah perbatasan.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat menghasilkan pemetaan yang lebih komprehensif mengenai kebutuhan personel, tantangan tugas, serta kondisi faktual di wilayah perbatasan sebagai bahan penyusunan kebijakan sumber daya manusia Polri yang lebih tepat sasaran.
(Editor: joko)
(Sumber: Tribratanews Polres Kepulauan Tanimbar)












